Perpisahan yang tak terelakkan
Perpisahan yang tak terelakkan Perpisahan adalah keniscayaan yang akan terjadi. Begitu kuat dan tak terelakkan seperti air mengalir ke laut. Namun, aku tak pernah siap untuk menghadapinya. Aku tahu, suatu saat kami akan berpisah karena pekerjaan. Dan itu harus dihadapi dengan berat hati. Saat hal itu terjadi, sungguh tak sanggup rasanya menahan diri untuk tidak kecewa, menangis, dan marah. Aku takut kehilangan cinta, apakah dia akan selalu mencintaiku, apakah dia akan melupakanku seiring jarak yang memisahkan kami? Begitu banyak pertanyaan yang bergemuruh di kepalaku seperti badai yang tak kunjung reda. Seakan mataku berkedip dan dia menghilang, begitu cepat seperti angin yang bertiup kencang. Aku ingin sekali menekan tombol rewind untuk kembali ke saat-saat bahagia bersamanya. Namun, itu hanya angan belaka. Pertanyaan-pertanyaan yang timbul berada di awan ingin ku klik dan di swipe berharap mendapat jawaban yang indah. Namun, itu tak mungkin terjadi. Matahari tak terlihat seakan...